Kamis, 09 Agustus 2012

KEADAAN PETA, TANDA PETA/ MEDAN, PENILAIAN MEDAN PENGARUH MEDAN DAN BAHASA PETA



1.     TANDA TANDA PETA
Tanda Peta adalah gambaran sederhana yang dibuat pada peta untuk menyatakan obyek dan keadaan di peta. Agar sesuatu yang ada dipermukaan bumi dapat digambarkan dalam peta, maka hal tersebut digambar dengan tanda-tanda peta.
Contoh : jurang, danau, rawa-rawa, hutan dan sebagainya.

2.     TANDA MEDAN BUATAN
a)    Benda di atas bumi.
b)    Berhubungan dengan bumi.
c)    Tidak menjadi bagian dari bumi.
Contoh : bangunan-bangunan, rumah, jalan, tugu, rel KA, dan sebagainya.

3.     TITIK TANDA
a)    Bagian atau benda lapangan.
b)    Benda medan yang warna dan bentuknya kelihatan jelas dari jauh.
Contoh:   Timbunan tanah/ batu, pohon dan bangunan - bangunan yang selisih warnanya dapat dilihat dan jauh dengan jelas

4.     PENILAIAN MEDAN
Penilaian Medan tergantung pada :
a)    Maksud dan Tujuan yang dikehendaki
b)    Jumlah dan jenis pasukan yang digunakan.
c)    Jumlah dan jenis lawan yang dihadapi

5.     TUJUAN PENILAIAN MEDAN
a)    Untuk menguraikan arti dari penilaian medan
b)    Menunjukan pengaruh-pengaruh medan atas penempatan taktis


6.     PENGARUH MEDAN
Medan sangat mempengaruhi terhadap seluruh tindakan-tindakan pertempuran bahkan pengaruh tersebut kadang-kadang memaksa baik sebelum. sedang dan sesudah gerakan - gerakan pasukan sedang berjalan. Misalnya : dalam serangan, pertahanan, pengintaian, dan tembakan bantuan.
Jadi jelaslah di sini bahwa antara ilmu medan dan pengetahuan taktis adalah saling berhubungan dalam mensukseskan gerakan pasukan.
Hubungannya adalah
1)    Ilmu Medan : mempelajan tentang data keadaan medan
2)    Pengetahuan Taktis : mempelajari tentang cara penggunaan medan.
Hal mana merupakan syarat mutlak bagi seorang pimpinan, untuk menilai medan secara cepat dan tepat dalam kepentingan tugasnya.
Sedangkan untuk mengenal medan dengan tepat dan jelas, hendaknya dapat membaca peta dengan baik, sedangkan untuk membaca peta dengan baik, maka harus terlebih dahulu memahami tentang " Bahasa Peta ".

7.     BAHASA PETA
Bahasa Peta adalah sejumlah tanda atau wama yang dibuat secara sederhana, yang menggambarkan tentang bagian-bagian dan benda medan. Warna – warna tersebut adalah :
1)    Merah       menggambarkan tentang konstruksi dari batu /jalan
2)    Hitam        menggambarkan tentang konstruksi dari kayu, bambu, tanaman, dan rel KA.
3)    Biru           menggambarkan tentang konstruksi dari besi, sawah, perairan (laut danau, sungai dll).
4)    Hijau         menggambarkan tentang suatu perkampungan / daerah tumbuh-tumbuhan
5)    Coklat       menggambarkan tentang dataran tinggi.
6)    Kuning    menggambarkan tentang jalan, kuburan, batas perkebunan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar